Jika tuas rem sudah aus, kendor, tua, dan lain-lain, permasalahan tersebut tidak hanya akan mempengaruhi kestabilan dan efek rem, tetapi juga dapat menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan pengendara. Tuas rem keausan biasanya disebabkan oleh penggunaan jangka panjang, seringnya pengereman, atau penggunaan yang tidak tepat. Tuas rem yang aus dapat mengurangi efek pengereman, membuat rem menjadi kurang sensitif, atau bahkan menyebabkan rem blong.
Disarankan untuk memeriksa tuas rem secara hati-hati secara berkala, terutama permukaan kontak antara tuas rem dan bantalan rem. Jika ditemukan tuas rem sudah sangat aus, maka tuas rem yang baru harus segera diganti. Pada saat yang sama, jika bantalan rem juga menipis atau rusak karena aus, sebaiknya juga diganti. Jika Anda tidak yakin bagaimana cara mengganti tuas rem atau bantalan rem, disarankan untuk mencari bantuan petugas perawatan profesional untuk memastikan proses penggantian sudah benar.
Tuas rem yang longgar mungkin disebabkan oleh pemasangan yang tidak tepat, sekrup yang longgar, atau penggunaan jangka panjang. Tuas rem yang longgar akan mempengaruhi kestabilan dan efek rem serta membuat rem tidak dapat diandalkan. Gunakan alat untuk memeriksa apakah sekrup pemasangan tuas rem kendor. Jika kendor, segera kencangkan. Jika tuas remnya sendiri kendor, Anda mungkin perlu memasang kembali atau menyesuaikan posisi tuas rem. Selama pemasangan, pastikan jarak antara tuas rem dan bantalan rem sesuai untuk memastikan efek pengereman. Saat memasang atau menyetel tuas rem, Anda dapat mengoleskan pelumas dalam jumlah yang sesuai pada sekrup dan ulir untuk mengurangi gesekan dan keausan.
Penuaan tuas rem biasanya disebabkan oleh paparan lingkungan yang keras dalam jangka waktu lama. Tuas rem yang sudah tua mungkin menjadi rapuh dan mudah patah, sehingga meningkatkan risiko berkendara. Periksa secara rutin tampilan dan material tuas rem, terutama periksa tanda-tanda penuaan seperti retak dan berubah bentuk. Jika tuas rem diketahui sudah sangat tua, sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Sementara itu, jika tuas rem terbuat dari bahan yang mudah tua seperti karet atau plastik, sebaiknya juga diganti secara berkala. Dalam berkendara sehari-hari, perhatikan untuk melindungi tuas rem dari sinar matahari langsung dan erosi hujan. Anda dapat menggunakan benda seperti penutup pelindung tuas rem atau pelindung matahari untuk menutupi tuas rem guna memperpanjang masa pakainya.
Disarankan untuk memeriksa dan merawat tuas rem secara rutin, termasuk keausan, kelonggaran, dan penuaan. Hal ini dapat mendeteksi dan menangani potensi masalah secara tepat waktu untuk memastikan efek pengereman dan keselamatan. Jika ada masalah dengan tuas rem, disarankan untuk mencari bantuan dari petugas perawatan profesional. Mereka memiliki keahlian dan pengalaman untuk menjamin kualitas dan keamanan perbaikan. Jika tuas rem atau aksesori terkait lainnya perlu diganti, sebaiknya pilih aksesori berkualitas tinggi yang sesuai dengan kendaraan aslinya. Dalam berkendara sehari-hari, pengendara hendaknya selalu menjaga rasa aman berkendara. Sebelum melakukan pengereman, pastikan memegang tuas rem erat-erat dengan kedua tangan untuk menghindari kegagalan rem akibat tuas rem kendor atau rusak dalam keadaan darurat. Pada saat yang sama, perhatikan kondisi jalan dan lingkungan sekitar selama proses pengereman untuk menjamin efek pengereman dan keselamatan.